Apa yang terpikirkan di kepala Anda melihat anak usia 0-3
tahun? Aktif, lucu, dan menggemaskan bukan? Apalagi jika dia sudah aktif
berbicara meski dengan kosa kata yang tidak begitu jelas. Nah, memberi nutrisi
sebagai pendamping ASI bagi anak dalam periode golden age ini tidak boleh asal
kenyang. Anda para wanita harus berhati-hati dengan asupan yang masuk kedalam
tubuhnya karena hal ini dapat mempengaruhi perkembangan otaknya.
Perkembangan otak berbanding lurus dengan tingkat
kecerdasan, selain dipengaruhi oleh faktor keturunan (genetik) dan lingkungan tentunya.
Proses perkembangan otak ini berlangsung sangat cepat hingga balita berusia 3
tahun. Kemudian prose melambat hingga usia sekolah dan usia remaja. Agar Anda
tidak melewatkan golden age mereka, ada baiknya mengetahui nutrisi berikut yang
dibutuhkan untuk perkembangan pada periode tersebut.
1. Protein
Nutrisi ini memiliki peranan penting dalam
perkembangan otak anak karena berfungsi mengarahkan sel saraf dan memindahkannya ke tempat yang
tepat di otak. Saraf tersebut membuatnya mampu berpikir, merespon, dan membuat
persepsi terhadap lingkungan di sekitarnya. Sumber makanan berprotein dapat
Anda temukan pada daging, kacang-kacangan, kacang kedelai, telur, dan ikan.
2. AA dan DHA
AA (Arachidonic acid) merupakan salah satu jenis asam lemak
tak jenuh yang mendukung pembentukan otak, jaringan saraf (sebagai neurotransmitter/zat
penghantar), jaringan penglihatan, serta membantu pembentukan sistem imun (melawan
infeksi) pada bayi. Sumber AA dapat diperoleh dari berbagai jenis daging (api,
ayam, dan ikan).
Anak periode golden age juga memiliki kebutuhan tinggi
akan Docosahexaenoic
Acid (DHA) agar perkembangan otaknya berjalan optimal. Sedangkan DHA mampu meningkatkan
perkembangan fungsi psikomotorik dan perkembangan mentalnya. Sumber alami
DHA yang dibutuhkan oleh bayi ini dapat diperoleh dari ASI.
3. Kolin
Nutrisi ini sangat diperlukan sejak anak berada dalam
kandungan serta pada usia dini pasca lahir. Kolin berguna untuk pembentukan
tulang belakang dan perkembangan sel-sel otak. Menurut penelitian, kolin
terbukti meningkatkan fungsi kognitif anak. Bayi mendapat asupan kolin secara seimbang
melalui ASI. Sementara ibu menyusui dianjurkan untuk mengonsumsi telur, kacang
kedelai, dan susu, sebagai sumber kolin.
4. Asam Folat
Nutrisi ini pun sangat penting bagi perkembangan anak sejak
ia berada dalam kandungan karena mampu mencegah risiko terjadinya spina bifida
(cacat tabung saraf) serta terbentuknya tumor otak. Angka Kecukupan Gizi (AKG) Indonesia
2013 merekomendasikan ibu hamil untuk mengonsumsinya 600 mcg per hari.
5. Vitamin B6
Vitamin B6 ini penting untuk pembentukan dan perkembangan
sistem saraf pusat pada janin. Dalam masa perkembangan anak, vitamin B6
diperlukan untuk perkembangan kemampuan anak untuk beradaptasi dengan
lingkungannya. Vitamin B6 bisa didapatkan dari makanan seperti ikan tuna,
daging, kacang-kacangan, roti dan sereal, gandum, alpukat, dan kentang.
6. Vitamin B12
Vitamin B12 ini berperan penting dalam pembentukan myelin
pada jaringan saraf anak. Myelin ini penting untuk membentuk lapisan di sekitar
serat saraf yang bertindak seperti isolasi. Kekurangan vitamin ini sering
dikaitkan dengan kerusakan saraf, kehilangan memori, perubahan suasana hati dan
kelambatan mental. Manfaat vitamin B12 bisa didapatkan pada daging sapi,
kambing, domba, ikan dan ayam.
7. Zat Besi dan Seng
Zat besi dan seng sudah terbukti membantu perkembangan otak
anak, terutama mengoptimalkan fungsi dan kinerja otak. Lebih spesifik, zat besi
membantu pembentukan hemoglobin atau sel darah merah. Sedangkan seng berperan
untuk memproduksi sel darah putih sebagai system imun serta memperbaiki
kerusakan sel. Zat besi dan seng bisa didapatkan melalui asupan daging,
sayuran, telur dan sereal.
Tujuh nutrisi penting di atas akan menghasilkan manfaat yang
lebih optimal jika diarengi dengan stimulasi tepat di periode golden age mereka
agar jaringan otak anak tidak mengecil dan fungsi otak tidak menurun. Anda dapat
memperoleh produk-produk yang diformulasikan untuk memenuhi kecukupan gizi dan
nutrisi anak golden age. Selain itu, Anda juga dapat memperoleh informasi
seputar gizi atau berkonsultasi pada laman resminya di wyethnutrition.co.id.
Label: Kesehatan, lifestyle