Menjadi penulis cerita anak (cernak) merupakan tantangan
tersendiri bagi seorang penulis. Terutama yang memiliki adik usia SD atau para
orang tua yang telah memiliki anak. Mengapa disebut tantangan? Karena menulis
cernak memerlukan kehati-hatian agar tidak mengarah pada kekerasan, seks, dan
dampak negatif lainnya. Karena bagaimanapun, sebagian penikmatnya adalah
anak-anak, yang kemungkinan besarnya berasal dari keluarga sendiri.
Kekhawatiran-kekhawatiran tersebut sebenarnya dapat
diminimalisir jika penulis meniatkan diri membuat tulisan untuk kebaikan.
Siapapun pembacanya, baik itu anak sendiri maupun masyarakat luas, akan
merasakan manfaat dari cernak yang dibuat. Jika Anda mulai berminat untuk
belajar menjadi penulis cernak dalam waktu singkat, ada baiknya menerapkan 7
langkah mudah menulis cernak ini yang bisa ditempuh hanya 7 hari ini.
Hari ke-1: Membuat Persiapan
Persiapan paling awal yang harus Anda lakukan adalah
perbanyak membaca. Seperti yang kita tahu, kegiatan menulis tidak pernah bisa
dipisahkan dari kegiatan membaca. Mencari referensi dengan banyak membaca
kumpulan cernak akan menambah inspirasi dalam proses pembuatannya.
Jika masih terasa sulit, Anda dapat mengambil contoh dari
kejadian atau peristiwa tak terlupakan yang pernah Anda alami semasa kecil.
Selain itu, kejadian yang dialami anak, saudara, atau tetangga yang semuanya
melibatkan anak kecil sebagai tokoh utamanya dapat Anda jadikan cernak.
Hari ke-2 hingga hari ke-4: Menulis (Langsung 2-5 Halaman)
Jumlah halaman cernak di beberapa majalah atau koran
biasanya tidak memerlukan halaman panjang. Seperti majalah Bobo dan koran
nasional yang terbit tiap akhir pekan, hanya memerlukan 2-3 halaman saja.
Meski sedikit, Anda tidak boleh serta-merta meremehkannya.
Anda perlu menguatkan karakter, konflik yang masuk akal, setting, dan yang
terpenting adalah pesan moral yang ingin disampaikan. Selain itu, usahakan
hanya membuat 1-2 setting saja. Lakukan hal ini di hari ke-2 sampai dengan hari
ke-4.
Hari ke-5: Endapkan Tulisan
Cara ke-5 ini sudah banyak sekali diterapkan oleh penulis
baik penulis cernak, cerpen, penulis pemula atau yang sudah pro. Istirahatkan
pikiran Anda dengan hiburan seperti jalan-jalan. Endapkan lalu lupakan sejenak
cernak yang sudah Anda buat.
Habiskan waktu di hari ke-6 ini dengan memanjakan sekaligus
mengapresiasi diri karena berhasil membuat cernak sesuai niat awal Anda. Bisa
dengan mengajak dan mentraktir anak yang dijadikan tokoh utama dalam cernak
Anda, sekadar membawanya jalan-jalan di alun-alun, atau lainnya.
Hari ke-6: Edit
Isi hari ke-6 ini dengan membuka kembali cernak yang sudah
Anda buat. Baca kembali dengan teliti, rapikan ejaan dan pengetikan kata yang
masih salah (typo), lengkapi unsur SPOK dalam premis (kalimat), serta
konsistensi antarparagrafnya. Jika ingin membuang, menambah adegan, serta menyelaraskan
bagian dengan alur yang Anda anggap aneh, lakukan tanpa mengurangi pesan moral
yang ingin disampaikan.
Hari ke-7: Kirim
Kirim cernak melalui pos-el jika redaksi menginginkan
pengiriman dengan cara itu. Kemudian tunggu konfirmasi penerimaan naskah
(biasanya 1 hari). Jika konfirmasi pemuatan masih lama, jangan hanya diam
menunggu. Buat lagi banyak cerpen, lalu kirim, buat, kirim, buat, kirim. Begitu
seterusnya, dijamin ada yang ‘nyantol’. Entah itu karena redaksi yang merasa
kasihan atau tulisan Anda yang semakin bagus. ^_^
Penulis cernak muda kini banyak bermunculan karena ide-ide
segar lebih mudah didapat dari mereka yang seusia tokoh dalam cernak yang
dibuat. Isi cernak yang mereka buat cenderung berasal dari refleksi kehidupan
nyata. Mereka menulis kejadian yang mereka atau teman mereka alami lalu
mengemasnya dalam bentuk cernak. Penerbit mayor, koran, maupun majalah anak pun
mulai terbuka menerima cernak dari mereka.
Meskipun kesempatan Anda mulai berkurang karena penulis
cernak semakin banyak, Anda tidak boleh menyerah, putus asa, dan rendah diri.
Niat yang baik didukung keinginan yang kuat dan referensi yang memadai tidak
akan menghalangi Anda untuk dapat menulis cernak yang bagus, berkualitas, serta
pesan moral yang mengena di hati pembaca. Jadi, selamat mencoba membuat cernak dan
berbangga diri di 7 hari selanjutnya!
Label: Tips