Sesuai dengan namanya, inspirasi ini memang layak disebut jaelangkung,
datang tak dijemput, pulang pun tak diantar. Jadi, Anda perlu mencarinya untuk
menjemput inspirasi. Meskipun sebenarnya istilah menjemput juga kurang tepat,
karena tidak ada yang tahu tempat menjemputnya. Ibaratnya, saat ingin menjemput
di halte, justru bertemu di lampu merah. Banyak penulis berusaha mencari
inspirasi untuk menulis puisi dengan berbagai cara.
Disadari atau tidak, sebuah puisi menunjukkan kualitas dan
kuantitas penulisnya. Untuk membuat isi yang mengena, banyak penulis puisi pergi
ke sana ke mari untuk mencari inspirasi. Penyuka puisi biasanya menyukai kedua
jenisnya, yang maknanya tersirat maupun tersurat. Beberapa orang menganggap isi
Alquran sebagai puisi dan syair terindah sepanjang masa. Lalu bagaimana
sebenarnya cara menemukan inspirasi? Intip cara sederhananya.
1. Mengikhlaskan Diri
Niatkan dan ikhlaskan diri menulis puisi untuk kebaikan,
seperti bertujuan untuk membuat pembacanya bersemangat, rajin belajar, saling
menyayangi, dan lainnya. Santai saja, jangan sekali-kali memaksa otak untuk
mencari kosa kata baru untuk menambah estetika puisi Anda. Jika dipaksakan,
dapat menimbulkan stres yang justru menghambat kerja otak untuk menjemput dan
menerima ide.
2. Wudhu dan Sholat
Selain kewajiban dan kebutuhan, air wudhu dan sholat sudah
terbukti secara medis melalui penelitian membuat pikiran lebih fresh. Air dan
ibadah membantu Anda untuk memaksimalkan fungsi dari ketiga belahan otak, yaitu
otak kanan, kiri, dan tengah. Ya, selain Intelectual, ketiganya berpengaruh
terhadap kondisi ESQ (Emotional, Spiritual Quotient) seseorang.
3. Jalan-jalan dan Refreshing
Belum menulis tapi sudah jalan-jalan dan refreshing? Jangan
salah, inspirasi yang orisinil justru lebih mudah di dapat saat anda tidak
berada di depan laptop. Anak-anak yang bersepeda, ibu-ibu penjual jamu gendong,
daun yang jatuh, dan lainnya bisa menjadi sumber inspirasi. Anda bisa
mengkombinasikan antara pengalaman di dunia nyata dengan referensi lain dari
hasil membaca, browsing, dan menonton.
4. Membaca, Browsing, dan Menonton
Tak hanya tulisan non-fiksi, cerpen, ataupun novel yang
membutuhkan referensi, pusi pun memerlukannya. Anda bisa membaca novel, cerpen,
artikel, feature, atau puisi lainnya, tak perlu membatasi diri hanya membaca
fiksi. Lalu internet dengan segudang informasinya dapat memancing ide melalui
browsing. Jika jenuh, Anda dapat menonton TV (seperti sinetron, FTV, dan
ceramah), teater, atau film.
5. Membersihkan Rumah
Aktivitas ini bukan hanya membuat ibu Anda senang, tapi
membantu Anda memperoleh inspirasi dan ide baru. Misalnya saja Anda menemukan
semut, atau hewan kecil lainnya di tempat cuci piring yang sedang berusaha
menghindari air. Kalimat ‘Tak mampu menyentuhmu yang begitu rapuh’ bisa menjadi
inspirasi awal. Selain itu, rumah yang bersih dan rapi membuat nyaman untuk
mencari inspirasi.
6. Mencari Tempat yang Tenang
Tinggal dengan keluarga besar dan memiliki banyak keponakan
kecil seringkali membuat Anda kesulitan mencari tempat yang tenang untuk
mencari inspirasi. Tapi, jangan dijadikan alasan untuk tidak menulis puisi.
Anda bisa memanfaatkan waktu sepertiga malam terakhir, karena sebagian penghuni
rumah masih terlelap. Lakukan sholat malam dan olahraga ringan, dijamin otak
Anda mudah menemukan inspirasi.
7. Menyiapnyiagakan Notebook
Notebook di sini bukan alat elektronik ya, tapi buku catatan
kecil seperti yang selalu dibawa polisi dalam anime Detektif Conan. Tapi Anda
bisa juga memanfaatkan smartphone yang sudah dilengkapi dengan aplikasi note. Nah,
siapsiagakan selalu catatan itu, karena bermanfaat untuk menulis ide yang
seringkali muncul tiba-tiba. Dan jika tidak segera mencatatnya, akan hilang
selamanya dari memori Anda.
Keberadaan
puisi kini tidak hanya dinikmati penyuka dan penggemar puisi, tapi juga pembaca
novel, film, dan lainnya. Banyak penulis novel dan film yang memasukkan puisi
di dalamnya untuk menambah estetika, menyentuh hati pembaca atau penonton dan
banyak tujuan-tujuan lainnya. Pembaca dan penonton pun akan dengan mudahnya
mengingat puisi yang berkesan. So, bagaimana? Sudah menerapkan 7 cara sederhana
mencari inspirasi untuk menulis puisi seperti di atas? Selamat mencoba dan
jemput inspirasi Anda!
Label: Tips